ini bukan pertama kalinya perasaan frustasi menghujam seluruh jiwa
ini udah kesekian kalinya dan merasa terasingkan,
sesuatu yang buruk. selalu ada perasaan takut. takut menghadapi apa yg trjadi besok. bersikap seperti pecundang. menghindar sebelum perang.
rasanya aku benar-benar layak disebut sebagai pecundang. apa alasannya? ntahlah, aku hanya merasa pantas saja.
aku sering menghindar dari orang-orang yang aku rasa aku gak perlu ikut campur dan itu membuat terlihat sombong. kurang menghargai lebih tepatnya.
pernah merasa mau nangis tapi gak tau penyebabnya? yeah hampir tiap hari aku ngerasa gitu. sesak. hanya bisa berdoa sampai bisa benar-benar tenang.
mau curhat tapi gak tau mau curhat sama siapa. ironis.
orang terdekat gak bisa kasih motivasi apalagi orang yg ribuan mil jauhnya, apa mungkin masih ada harapan?
jangan pikir aku gak punya sahabat. aku punya banyak sahabat dan ya, kurasa mereka menyayangi aku sejauh ini. dan aku menulis ini karna gak tau menumpahkan kemana lagi kepenatan. kehilangan orang yang kita sayang itu memang sangat pahit. tapi mungkin rasa sayang itu relatif. dan mungkin semua yang ada di dunia ini memang relatif. apa rasa sayang itu butuh syarat? kenapa rasa sayang ada yang bersifat sementara? kenapa rasa sayang itu menyakitkan?
aku bukan orang yang punya impian kuat. menurut oranglain, aku masih remaja yang labil. ada pernah yg bilang "kau seperti anak-anak. kau seperti anak ayam yang kehilangan induknya". dalam. menyakitkan dan terimakasih utk yg mengatakan itu.
tapi aku harus jd orang yg bermanfaat nantinya. aku suka musik. aku suka alunan lagu. aku suka lirik-liriknya. saat dimana si pencipta lagu berbicara pada benda mati. klasik. hebat kan? menjadi seorang komposer itu bukan hal yg mudah. bagaimana bisa imajinasi berkembang terus. harus punya bakat yg luar biasa!!
anyway soal imajinasi. aku jg punya imajinasi. kurasa semua orang punya imajinasi. aku selalu pingin tahu gimana rasanya ada di langit? ada diantara awan? melihat bumi dari atas? menakjubkan!!
aku suka berkhayal. itu salah satu penyebab aku gampang kaget.
DAN sekarang...
aku gak tau kearah mana nanti semuanya berjalan.
seolah-olah sekarang aku kekurangan udara utk bernafas. seolah-olah semua hampa. seolah-olah udara yang disekitar menghilang. speechless
bisa membuat oranglain tertawa tapi gak bisa membuat dirisendiri ikut tertawa. seolah-olah waktu mempermainkan kita. jawabannya ada di waktu. harapannya ada di tangan kita tapi penentunya ada di waktu. ada sesuatu yang udah pergi dikembalikan lagi oleh waktu, ntah apa maksud dan tujuan. pada akhirnya, waktu memberikan respon yang berbeda-beda dalam waktu yang sama untuk setiap orang.
bersyukur atas nafas yang dikasih, satu detik nafas itu berati. kita diberi kesempatan untuk hidup supaya kita bisa melakukan yang sesuai dengan kehendak Tuhan.
