Sabtu, 05 Januari 2013

thank you

kita hidup di dunia ini bukan tanpa alasan. kita memiliki nafas dan semua terlihat indah.
kita berada di kehidupan ini dan kita bertemu dengan orang-orang yang super.
gak peduli gimana wajahnya. gak peduli apapun keadaannya. gak peduli bagaimana dia. tapi ketika mereka hadir dan membuat kita merasa nyaman, beban dalam hati kita sedikitnya berkurang.

di sini bukan soal gimana mereka menyentuh hati kita. semua orang dapat melakukannya, dengan cara cepat ataupun lambat. lalu apakah mereka hadir sedetik lalu menghilang pada detik berikutnya?

tapi di sini soal bagaimana mereka hadir dalam hidup kita. membuat kita merasa nyaman. dan selalu hadir saat kita membutuhkan dalam suka maupun duka. gak ada kata untuk 'berpisah' saat duka atau 'bersatu' hanya pada saat suka.

mereka...
orang-orang super 
selalu ada di samping kita. gak peduli seberapa kecilnya kita dihadapan oranglain tapi mereka selalu ada untuk kita..
selalu ada saat-saat kita benar-benar jatuh. 
saat kita gak tau arah. mereka ada...

ada untuk mengelus pundak kita sambil berkata "sabar ya. masih ada kami dan selalu ada Tuhan di sampingmu"
ada untuk menghapus airmatamu, mengubah kumpulan airmatamu menjadi tumpukan tawa yang tak terbendung.
ada untuk memegang tangan kita sambil berkata "jangan pernah takut, kau gak pernah sendirian"
ada untuk memeluk kita saat kita bahkan gak tau kemana kita untuk bersandar.
ada untuk mengarahkan kita saat kita udah ke arah jalan lain


sederhana memang tapi itu cukup berarti. kalian semua, orang-orang yang super!
mungkin tanpa mereka, kita gak ada apa-apanya.

makasih buat
KELUARGA SAHABAT
dan trimakasih Bapa karna telah memberi mereka untuk kami..


keluarga..
smua pasti punya keluarga kan? ya pastilah. jangan lupa ucapkan trimakasih buat oppung, mama, papa, adik-adik, dan semua keluargaaaaaaaa kita. karena mereka adalah orang-orang yang nomor satu. tempat kita berkembang dan bertumbuh. tempat kita memperoleh bimbingan.
masih ingat masa kecil? waktu kita jatuh dan terluka siapa yang paling heboh? keluarga. siapa yang paling khawatir? keluarga. siapa yang menggendong kita lalu niup-niup luka kita biar gak terasa perih? keluarga. semuanya gak lepas dari keluarga. keluarga itu...luar biasa pentingnya.
sampai hari ini dan sampai detik ini, keluargalah yang akan selalu paling khawatir akan masa depan kita. keluarga merangkul kita. keluarga kita hebat 

sahabat..
nah, kalau yang satu ini pasti udah gak asing lagi. yang namanya s-a-h-a-b-a-t gak akan jelekin sahabatnya sendiri. apapun ceritanya!
sekarang di zaman yang udah berkembang pesat gini, kadang kita susah bedain yang mana kawan dan yang mana lawan.
orangtua pernah bilang gini "diantara kelima temanmu, gak semuanya bisa jadi sahabatmu. itu sebabnya kamu harus bisa melihat mana yang tulus"
yang namanya teman selalu akan jadi teman. karna gak akan pernah ada yang namanya "mantan teman".
makasih buat semua sahabat yang udah selalu ada di sini.. selalu ada untuk menjaga satu sama lain..
makasih buat Dita, Putri P, Putri S, Talenta,Maria Siahaan, Exa, Rukmana Elisabeth, Beatrix, Felicia, SIlvia, Bang Ferdinand, Kak Siska, Kak Laura, Kak Windy, sebelas ipa enam, sembilan c, dan semuanyaaaaaa. kalo disebutin satu per satu gak kelar sampe besok.
makasih udah selalu ada. makasih udah jadi alasan untuk semua tawa selama ini. tanpa kalian...aku gak ada apa-apanya.


jadi inti dari intinya tulisan ini, hargai setiap orang yang hadir dalam hidup kita. walaupun dia menawarkan luka. tapi dia tetap dia yang mengajarkan kita banyak hal.
hargai setiap detik yang kita miliki bersama mereka. karna mereka menyayangi kita dan kita menyayangi mereka.

dan gak akan berhenti ngucap syukur sama Tuhan, karna Dia hadirkan orang yang luar biasa dalam hidup kita. trimakasih untuk segala tawa dan sedih yang datangnya selalu sepaket :-D
trimakasih untuk mengajarkan kami 'arti' dari mengasihi sesama kami secara tulus ♥ :')

Jumat, 04 Januari 2013

mom :')

mama..
aku tahu perjuangan sangat berat
aku tau saat kau ingin terlelap pun,
wajah kami masih ada dalam benakmu

saat ini...
saat aku berada lagi di dekatmu
dengan hanya memberikan senyummu dan
menepuk pundakku dengan lembut
rasanya setengah dari bebanku terangkat
rasanya yang awalnya aku mulai goyah,
kau langsung ada untuk menormalkannya lagi..

Ntah harus darimana aku memulainya
banyak yang ingin kuungkapkan dari bibirku ini
tapi selalu terhambat
aku tidak tahu bagaimana lagi aku

aku tidak bisa membayangkan bila tanpamu
aku tidak tahu apa yang bisa ku lakukan,
ketika aku membuka mata di pagi hari
aku tidak tahu apa aku bisa tersenyum lagi
aku bahkan tidak tahu apa nyawaku masih akan tetap ada?


saat ini..
sejenak saja..
biarkan aku terlelap di sampingmu..
hingga esok aku kembali ke kota tempatku berjuang
sejenak saja..
beri aku kekuatan untuk beberapa bulan ke depan

dan untuk malam terakhir ini..
biarkan aku merekam suaramu
biarkan aku mengingat harum tubuhmu
biarkan aku merasakan hangat saat di sampingmu
biarkan aku memorikan senyummu

agar aku tidak lupa..
agar aku memiliki kekuatan lagi..
agar aku tidak lelah dalam menjalani hidup ini
agar aku tidak berhenti di tengah jalan

trimakasih telah melengkapi hidupku...

tali sepatu

benar saja. rasanya ingin ku sudahi semua. ingin ku lampiaskan amarahku pada seseorang. saat aku jatuh terkulai di hamparan rumput banyak orang yang melihat tapi pura-pura tak melihatnya. kalau begitu, bisakah aku berteriak pada langit jika memang mereka tak melihat aku? tidak. aku rasa tidak bisa. mereka hanya akan menertawai kebodohanku. ironis sekali. saat kau menginginkan sesuatu yang paling berharga untukmu tapi semua sudah terlambat. pada akhirnya, kenyataan dikupingmu berteriak bahwa kau tidak bisa menginginkannya lagi. tetapi ada sesuatu yang bahkan kau tidak inginkan datang ke kehidupanmu, menunggumu sampai kau benar-benar menginginkannya. mana yang kau pilih, sesuatu yang kau inginkan tetapi tidak dapat kau miliki lagi atau sesuatu yang tidak kau inginkan tapi tetap menunggumu? yah aku tahu. sesungguhnya tidak ada kata-kata yang layak mewakili apa yang terjadi pada hidupku sekarang. aku tidak cukup bodoh untuk mengakhiri semuanya sekarang. akan sangat menyedihkan ketika aku bercermin dan lagi-lagi kulihat bayanganku sendiri yang murung. ingin kuperbaiki, sebenarnya. hahh sungguh memusingkanku. tiba-tiba saja pendewasaan ini terasa sangat membosankan. rasanya ingin menjadi anak kecil saja. rasanya ingin tangan itu tetap mengelus rambutku yang ikal ini. rasanya ingin menjadi tokoh kartun "spongebob squerpants" saja, yang begitu semangat dan tertawa jika itu memang membahagiakannya. bukankah sesungguhnya kebahagiaan itu ada setiap waktu? tunggu dulu, bukankah selalu ada pelangi setelah hujan? aku menyukai hujan tapi ntah kenapa aku tidak pernah melirik keluar jendela untuk menyaksikan adanya pelangi. pantas saja, aku selalu lihat langit yang berwarna abu-abu. pantas saja, aku tidak pernah kuat. pantas saja, aku bisa jadi semenjengkelkan ini. mencoba untuk membuka hidup yang baru itu tidak semudah yang kubayangkan. tiba-tiba saja aku merasa seperti burung kecil yang dipaksa untuk terbang. menghadapi kenyataan seorang diri walaupun itu pahit dan mencoba untuk mempelajarinya seorang diri dalam waktu yang cukup singkat. tak terhitung sudah berapa kali ini terjadi dalam hidupku. jatuh dan membuatku merasa kecil di dunia ini. tak percaya dan menjadi seseorang yang pesimis. saat keoptimisanku itu datang ada sesuatu yang menubrukku dan membuatku jadi pesimis. bagaimanapun aku adalah salah satu karya Tuhan yang sama seperti karya-Nya yang lain. jika aku gembira maka aku tertawa. jika aku sedih maka aku akan menangis. tapi ada saat-saat yang menyakitkan dan memaksaku untuk tetap tersenyum. aahh, beginikah proses pendewasaan itu? dan sekarang, apa aku salah bila meminta pelangi kembali? aku tahu. aku percaya. ini sebahagian dari rencana-Nya dan sesungguhnya masih banyak rahasia kehidupan yang belum terbongkar. Bapa, aku tahu Kau tak pernah meninggalkanku sendiri. aku tahu masalah-masalah ini membantuku untuk lebih dewasa. tapi bisakah, ada orang yang benar-benar tahu tentang tawaku? bukankah bila mereka memang benar-benar sudah mengenalku seharusnya mereka dapat mengetahui tawaku? bukankah seharusnya mereka dapat membedakan mana tawa dan mana yang benar-benar tawa? bukankah seharusnya mereka peduli terhadap kebahagiaan dan kesedihanku? Tuhan hanya Kau yang dapat melihat semuanya. bahkan ketika aku berharap seseorang yang ribuan mil jaraknya dariku bisa memberikan bantuan tapi yang kudapat malah kesakitan. aku menganggap semuanya klasik, bukan berarti aku tidak menganggapnya tidak sukar. aku menjalani semuanya dengan praktis tapi bukan berarti aku tidak menganggapnya sepele. aku hanya menjalani semua. membiarkan semua mengalir seperti air. membiarkan sang waktu menjawab semua teka-teki dunia ini tetapi bukan berarti aku membiarkan waktu memenangkan semua teka-teki ini. rasanya seperti sebuah permainan, jika kau terjebak didalamnya dan tidak tahu arah keluar maka kau tidak bisa melanjutkan permainan dan memulainya lagi dari awal. bukankah hidup mengajarimu seperti itu? bersyukurlah. taklukkan saja apa yang ada didepanmu. masih ada kebahagiaan-kebahagiaan yang lebih menakjubkan didepan sana. iringi saja tiap langkahmu dangan berdoa. yakinkan saja langkahmu dan ikatlah tali sepatumu dengan kuat.
WELCOME
Blogger Templates